Showing posts with label Drama. Show all posts
Showing posts with label Drama. Show all posts

Sunday, October 26, 2014

Review — FURY (David Ayer, 2014)

FURY (2014) |  Le Grisbi Productions, QED International, LStar Capital, Crave Films | Action, Drama, War | United States, United Kingdom | English | 134 minutes | Cast: Brad Pitt, Shia LaBeouf, Logan Lerman, Michael Peña, Jon Bernthal, Jason Isaacs, Scott Eastwood | Edited by: Dody Dorn | Cinematography: Roman Vasyanov | Music by: Steven Price | Written & Directed by: David Ayer

Saturday, August 30, 2014

Review — KOHLHAAS, OR THE PROPORTIONALITY OF MEANS (Aron Lehmann, 2012)

KOHLHAAS, OR THE PROPORTIONALITY OF MEANS (Kohlhaas oder die Verhältnismäßigkeit der Mittel) | Kaminski.Stiehm.Film/Berlin, BR/Munich, Filmuniversität Babelsberg KONRAD WOLF | 2012 | Drama, Comedy | German | German | 90 minutes | Cast: Robert Gwisdek, Jan Messutat, Thorsten Merten, Rosalie Thomass, Michael Fuith, Heiko Pinkowski, Peter Trabner, Anton Gruber, Eckhard Greiner | Cinematography: Cristian Pirjol | Music by: Boris Bojadzhiev | Screenplay: Aron Lehmann | Directed by: Aron Lehmann

Saturday, June 21, 2014

Review — LIKE FATHER, LIKE SON (Hirokazu Kore-eda, 2013)

LIKE FATHER, LIKE SON (Soshite Chichi ni Naru) | Amuse, Fuji Television Network, GAGA | 2013 | Drama | Japan | Japanese | 120 minutes | Cast: Masaharu Fukuyama, Yoko Maki, Jun Kunimura, Machiko Ono, Kirin Kiki, Isao Natsuyagi, Lily Franky, Jun Fubuki | Cinematography: Mikiya Takimoto | Music by: Shin Yasui | Screenplay: Hirokazu Kore-eda | Directed by: Hirokazu Kore-eda

Sunday, March 16, 2014

REVIEW: "Veronica Mars" Movie Feels More Like a TV-Series Reunion Episode, and it's Not Necessarily a Bad Thing

So here's how it goes; sebuah serial televisi yang mendapatkan banyak pujian dari kritikus sayangnya harus dihentikan penayangannya setelah berjalan 3 musim, dengan alasan rating yang kurang baik. Klasik dan klise. Serial tersebut akhirnya menjadi cult, dan berkat antusiasme fans-fansnya lah, mereka rela mendonasikan sekitar 5 juta dollar untuk membawa karakter-karakter tercinta mereka kembali hidup. Yep, about 90.000 people donated their money to fund the film adaptation of one of my beloved tv-series. Dan, apa yang awalnya hanya seperti sebuah fantasi, nyatanya kini Veronica Mars, the movie, sudah siap di layar lebar.

Sunday, November 24, 2013

REVIEW: Another Smart and Sophisticated Rendezvous of Jesse and Celine in "Before Midnight"

I don't know about you, tetapi saya selalu menganggap bahwa Jesse dan Celine dalam film Before Sunrise (1995) dan Before Sunset (2004) adalah salah satu pasangan on-screen favorit saya. How cool it would be if I had a relationship with a girl where we could talk about our thoughts, our hobbies, our interests for hours on end? Pertama kali berjumpa di sebuah kereta di Vienna, dengan sebuah gestur impulsif, kedua insan manusia ini seakan menemukan soul mate-nya masing-masing, lewat cerita dan obrolan yang mereka share. Begitulah konsep yang dimiliki oleh 2 film tersebut; they talk to each other. Dan setelah 9 tahun dari film kedua (jarak dari film pertama dan kedua pun juga persis 9 tahun), mereka kembali hadir lewat Before Midnight.

Thursday, November 21, 2013

HEAD2HEAD: Into the Woods and to the Beach with "The Kings of Summer" and "The Way Way Back"

Tinggal di sebuah negara dengan 2 musim tentunya membuat kita tidak pernah bisa benar-benar merasakan apa yang namanya 'summer vacation' (since every single day is a summer here), kecuali tentunya sejumlah film-film blockbuster yang saling bergantian mengisi bioskop tanah air. Tetapi di sela-sela film-film studio besar yang dirilis tiap musim panas, selalu hadir pula beberapa film independent yang selalu menjadi alternatif ketika penonton mulai bosan dengan tontonan mega budget yang itu-itu saja. The Kings of Summer dan The Way Way Back masuk ke dalam kategori tersebut untuk musim panas tahun ini. Dan mungkin untuk menyetarakan dengan tema musim panasnya, kedua film ini bercerita tentang pengalaman para karakter utama dalam menghabiskan musim panas mereka.

Saturday, October 12, 2013

REVIEW: Alfonso Cuarón's "Gravity" Soars High, Grips You Hard and Won't Let You Go

Waiting this film for so long has to be an understatement. Setelah Alfonso Cuaron memberikan edgy style twist ke installment Harry Potter yang ketiga, karya-karya sutradara asal Meksiko ini selalu saya nantikan kehadirannya. Children of Men (2006) mungkin salah satu film terbaik dari dekade 2000 kemarin, sedangkan Y Tu Mama Tambien (2001) menjadi salah satu film coming-of-age terseksi dan ter-poignant yang pernah saya tonton. Setelah beberapa tahun menghilang dari kursi sutradara untuk mengembangkan cerita untuk film teranyarnya ini, dan setelah setahun ditunda dari jadwal perilisan awal, Gravity akhirnya muncul ke permukaan. But is it worth all the wait?

Sunday, October 6, 2013

REVIEW: Denis Villeneuve's "Prisoners" Pulls You Into an Intriguing Maze of a Thrilling Kidnapping Case

What is every parent's worst nightmare? Kehilangan anak yang mereka cintai, mungkin adalah satu jawaban yang paling pas. Setidaknya itu yang menjadi premis dari Prisoners, sebuah film drama/thriller dari sutradara Denis Villeneuve. Kejadian tragis tersebut harus dialami oleh seorang ayah bernama Keller Dover (Hugh Jackman), yang dalam suatu sore yang tenang, di lingkungan rumahnya yang cenderung sepi, tiba-tiba kehilangan sang anak gadisnya yang tiba-tiba lenyap tanpa jejak.

Monday, September 30, 2013

REVIEW: "Rush" Takes You For an Exciting Ride of Juicy Rivalry and Passionate Character Study


Saya bukanlah orang yang hobi menonton tayangan olah raga exclusively, apalagi pertandingan Formula 1. The closest thing I've ever gotten into watching a Formula 1 was that I had watched Senna (2011), I loved it and put it into my top 10 list that year. Ketika mengetahui bahwa film terbaru dari sutradara peraih Oscar, Ron Howard adalah sebuah biografi dari dua pembalap F1, saya tidak begitu excited dan menunggu-nunggu awalnya. Lewat rekomendasi dari beberapa review, saya pun memberanikan diri untuk mencoba mencicipi Rush. And boy, what a ride it was.

Thursday, September 19, 2013

REVIEW: Sofia Coppola's "The Bling Ring" is Beautiful but as Superficial and Shallow as its Glam-Hunger Subject Matter

Semenjak film debutnya, tidak bisa dipungkiri jika Sofia Coppola memang sepertinya terobsesi dengan hal-hal yang berbau fame dan celebrity, yang mungkin juga dipengaruhi dari lingkungan keluarga yang tak jauh dari hal-hal seperti itu. Mulai dari buah bibir di sebuah perumahan lewat The Virgin Suicides (1999) hingga bintang film yang merasa hampa di Somewhere (2010).  Jadi sepertinya bukan hal yang mengejutkan lagi jika proyek terbarunya adalah film adaptasi dari kisah nyata mengenai sekelompok remaja yang merampok rumah-rumah para artis di Los Angeles.

Tuesday, September 17, 2013

REVIEW: A Gritty Crime Drama "Mud" Offers a Deep, Heartfelt and Beautifully-Written Coming-of-Age Story

Ketika anda kecil, pernahkah anda bermimpi untuk pergi ke luar daerah tempat tinggal anda, mengeksplor lingkungan dan menemukan sebuah hal yang begitu mengesankan yang dapat  dibuat menjadi sebuah 'benteng' rahasia di pedalaman hutan?  Hal tersebut sedang dialami oleh dua remaja Ellis (Tye Sheridan) dan Neckbone (Jacob Lofland), yang menemukan sebuah kapal yang terdampar di atas pohon akibat banjir besar dalam film terbaru gubahan Jeff Nichols, berjudul Mud.

Saturday, September 7, 2013

REVIEW: A Flawed and Underwritten "Elysium" Still Manages to be an Entertaining and Enjoyable Sci-Fi Treat

The year is 2154, dimana orang-orang kaya dan memiliki koneksi sudah pindah dari bumi yang kotor dan penuh sesak ke sebuah stasiun luar angkasa bernama Elysium yang mengorbit mengelilingi bumi. Sedangkan yang lain harus berusaha menjalani hidup di bumi yang berpolusi ini. Premis tersebut adalah yang menjadi basis film kedua Neill Blomkamp, sutradara asal Afrika Selatan, yang namanya bersinar lewat film sci-fi yang berhasil dinominasikan sebagai Best Picture Oscar tahun 2009 lalu, District 9.

Wednesday, September 4, 2013

REVIEW: "Disconnect" is an Unsettling, Poignant, but a Little Bit Uneven Cautionary Tale of the Digital Age

Di jaman yang serba modern ini, teknologi rasanya akan selalu berkembang dengan pesat. Handphone baru, komputer baru, laptop baru, hingga tab terbaru selalu hadir setiap bulannya. Begitu pula dengan internet yang semakin lama semakin membuat dunia menjadi sempit. Perkembangan tersebut nyatanya tidak hanya menghadirkan manfaat, tetapi juga memiliki dampak negatif. Disconnect, sebuah film yang ditulis oleh Andrew Stern dan disutradarai oleh Henry Alex Rubin, ingin mencoba menghadirkan beberapa kisah yang dapat membuktikan how evil internet can be.

Sunday, August 11, 2013

REVIEW: Danny Boyle's Complex but Satisfying "Trance" Blurring the Lines Between Reality and Fantasy

Danny Boyle mungkin adalah salah satu sutradara paling eklektik di generasinya. Berbagai genre film sudah banyak ia dicicipi. Dari drama ke horror. Dari sci-fi ke thriller. Dari big budget, ke low budget. Setelah sukses dengan film-film nominator Oscar-nya, Slumdog Millionaire (2009) dan 127 Hours (2010), Boyle kembali ke kampung halamannya di Inggris untuk membuat Trance, sebuah film thriller misteri yang berkutat dengan pencurian lukisan mahal dan praktek hipnosis. Sounds interesting, eh?

Tuesday, August 6, 2013

Hello August!

Look who's back! Setelah sebulan hilang dari peredaran dan bertapa di sebuah desa di Sidoarjo (haha), akhirnya saya bisa 'mudik' juga ke peradaban. Banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang saya dapat lewat KKN (kuliah kerja nyata -iya, masih ada) sebulan kemarin, but I won't bore you with that. Sayangnya, hal yang sama tidak bisa saya ucapkan pula dalam hal menonton film. Selama sebulan kemarin, saya hanya sempat menonton satu film di bioskop. Boro-boro ke bioskop, nonton via media lainnya pun juga susah dan tidak sempat. Pengen buat review film baru tapi belum ada tontonan. Well, at least I had prepared you some of my thoughts for a couple of films I've watched in the last month++. 

Friday, June 21, 2013

REVIEW: World War Z (2013)

 Zombie sepertinya sekarang sudah menjadi genre film tersendiri. Saking mulai banyaknya film dengan tema zombie bertebaran, sudah banyak pula modifikasi-modifikasi yang juga dikerahkan oleh filmmaker untuk membuat film zombie mereka berbeda dari yang lain. Ada yang mencampurnya dengan komedi, sci-fi, drama, black humor, romance bahkan mockumentary. Jadi yang menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana film zombie dengan bintang besar seperti Brad Pitt akan menjadi stand-out di antara beberapa film-film dengan tema sejenis.

Saturday, May 25, 2013

REVIEW: The Place Beyond The Pines (2013)

Setelah hadir lewat sajian intim sekaligus heartbreaking dalam Blue Valentine (2010), Derek Cianfrance kembali bekerja sama dengan aktor Ryan Gosling untuk menyajikan film teranyarnya, The Place Beyond the Pines. Film yang pertama kali ditayangkan dalam Toronto Film Festival tahun lalu ini jika dibandingkan dengan filmnya sebelumnya mungkin nampak lebih luas scale-nya. Baik dalam cerita, karakter, tempat, bahkan setting waktu. Film ini terbagi menjadi tiga buah babak yang memilki fokus karakter yang berbeda tetapi tetap memiliki benang merah satu sama lain.

Wednesday, May 22, 2013

Review: The Great Gatsby (2013)

Sebelum menonton film ini, pengetahuan saya mengenai The Great Gatsby, novel yang digadang sebagai salah satu novel terbaik sastra Amerika hanyalah berasal dari halaman Wikipedia. Saya tidak pernah membaca buku yang ditulis oleh F. Scott Fitzgerald ini atau menonton film-film adaptasinya yang ternyata jumlahnya juga sudah banyak, ranging from a silent feature to a made-for-TV film. Ketika berita bahwa Baz Luhrmann akan membangkitkan novel ini ke layar lebar, I knew that I'll be in for a treat.

Monday, May 20, 2013

Review: Side Effects (2013)

Steven Soderbergh sepertinya sudah membicarakan rencananya untuk pensiun berkali-kali. Sutradara dengan filmography yang sangat beragam ini (mulai dari blockbuster penuh bintang A-list, hingga film indie micro-budget) nyatanya masih selalu gatal menghasilkan karya baru. Rasanya kita tidak akan pernah tahu hingga waktu dimana ia benar-benar mengkonfirmasikan informasi tersebut dan tidak memiliki proyek-proyek baru lagi. Jikalau pun Soderbergh benar-benar akan berhenti membuat film, rasanya film terakhirnya, Side Effects, adalah ending yang cukup memuaskan (it's not his officially last film, but more on that later).

Monday, May 13, 2013

Head-to-head: Michael (2011) & The Hunt (2012)

Ah it's been literally months without any single Head-to-Head post. Bagi yang belum familiar, dalam segmen ini saya akan me-review dua film yang berbeda tetapi memiliki satu kesamaan di antara keduanya; baik cerita, tema, aktor atau bahkan sutradaranya. Kali ini yang saya angkat mungkin film dengan tema yang cukup sensitif; sexual abuse against minority. Lewat Michael (2011) kita melihat seorang pedofil yang menyekap anak di basement rumahnya, lalu dalam The Hunt (2012), seorang guru malah menjadi korban tuduhan bahwa dirinya melakukan tindakan tak senonoh di depan muridnya.