I am so freaking ecstatic that I have to make this post. Penantian panjang akan segera berakhir, guys. Karena seminggu lagi, kita akan dapat menyaksikan kegilaan-kegilaan dari salah satu keluarga paling dysfunctional yang tergabung dalam salah satu serial televisi terbaik yang pernah saya tonton; Arrested Development. Come on!!!
Kemaren dan tadi siang sebenarnya gw sudah made peace dan mengucapkan selamat tinggal kepada LOST. Tapi entah kenapa sehabis menonton, ada rasa menggelitik tangan untuk mengulas dan menyuarakan pendapat gw tentang episode terakhirnya ini. Rasanya seru nih kalo dijadikan suatu rutinitas untuk tv-show2 favorit gw lainnya. Seperti warning diatas, review dibawah akan berisi banyak spoilers, don't say you haven't been warned. Bisa dibilang mungkin tidak akan banyak orang yg bisa mengerti yang gw bicarakan disini hahaha
Episode terakhir yang bertajuk 'The End' ini menceritakan tentang perjuangan Jack Shephard dan kawan2nya untuk menghentikan usaha John Locke yang sebenernya telah mati dan dirasuki oleh smoke monster (lebih baik kita sebut Man In Black atau MIB). Long story short, si MIB ini harus menggunakan Desmond Hume yang diyakini dapat menghancurkan pulau tersebut. Jack, yang di episode sebelumnya telah resmi bersumpah untuk menjaga pulau tersebut menggantikan Jacob, former guardian, tentu harus menghentikan MIB. Gw gak akan menceritakan panjang lebar bagaimana cerita episode terakhir ini bergulir. Mengapa? Yah karena untuk menceritakan ceritanya saja kayaknya bakal sangat membingungkan plus karakter2 yang mungkin tidak terlalu familiar. Lagipula tidak semua orang mengikuti serial ini hehe :p
“I don’t think you could have a conversation about television in the 21st century without mentioning LOST.” - Daniel Dae Kim
LOST adalah serial TV rekaan JJ Abrams, Jeffrey Lieber dan Damon Lindelof. Premier di tahun 2004, serial ini kini telah menjadi salah satu serial paling laris di Amerika, dan mungkin di dunia. Dulu setahun setelah rilis, serial ini sempat mampir untuk tayang di stasiun tv lokal di Indonesia (bahkan sekarang ada 'bajakannya' LOL). Dibintangi oleh Matthew Fox sebagai Jack Shephard, dokter yang menjadi korban kecelakaan pesawat dan terdampar di pulau misterius. Bersamanya, ada Kate Austen (Evangeline Lily), Sayid Jarrah (Naveen Andrews), James 'Sawyer' Ford (Josh Holloway), Hugo 'Hurley' Reyes (Jorge Garcia), Jin & Sun Kwon (Daniel Dae Kim dan Yunjin Kim), John Locke (Terry O'Quinn), Charlie Pace (Dominic Monaghan), Claire Littleton (Emillie de Ravin) dan masih banyak lagi. Sekelompok orang dengan pribadi yang berbeda-beda dan memiliki masalah masing2 terpaksa harus bertahan hidup bersama pulau tersebut. Kalau masalah cerita, sangat susah buat men-summary keseluruhan LOST dalam satu post. Layaknya sinetron, LOST memiliki konflik-konflik yang yang bercabang kemana-mana. Bedanya, tentu saja cerita LOST lebih seru untuk disaksikan. Premisnya memang sederhana; sekumpulan orang korban kecelakaan pesawat terbang harus bertahan hidup di sebuah stranded island. Bukan tugas yang mudah memang. Tapi hal ini dipersulit lagi dengan 'identitas' pulau tersebut yang ternyata menyimpan segudang misteri yang luar biasa kompleks. Serius, sangat amat kompleks. Seperti salah satu ucapan karakter di serial ini, "Every questions' answered will lead into another questions". Hal ini mungkin akan mengakibatkan kalau lo mau nonton dan menikmati LOST, you have to watch it from the very first episode. Di season 1 konsep yang disajikan serial ini gak cuman cerita tentang survival dari semua korban pesawat Oceanic 815 aja, tapi tiap episode ada flashback2 tiap tokoh yang membuat penonton jadi kenal dengan masing-masing karakter. Seiring berjalannya waktu, ternyata penulis serial ini gak keabisan akalnya untuk terus mengubah konsep alur, menambah cabang cerita dan misteri2 yang tentunya makin membuat seru dan menegangkan. Ribet? Memang. Kadang masih ada beberapa bagian yang masih membuat gw bertanya-tanya "Kok gini? Kok gitu?" Tapi semua pertanyaan akan ada jawabannya di episode2 selanjutnya. Seru banget untuk bisa 'memecahkan' misteri di satu episode, eh jawabannya ada di episode besok2nya. Panjang deh ceritanya, jadi gw gak akan menceritakan LOST disini karena itu akan butuh waktu berhari-hari *lebay*. Yang pasti dalam LOST banyak banget twist-nya. Gw menganggap LOST adalah salah satu serial tv terbaik abad ini. Mengapa? Tentu saja selain ceritanya yang keren banget, penampilan akting yang gak kacangan, setting yang yaah lumayan lah, serta score yang menyayat hati dan monumental (di compose oleh pemenang Oscar, Michael Giacchino). Dari beberapa film layar lebar yang gw tonton belakangan ini, maupun serial TV lainnya, tidak jarang karakter dari film2 tersebut menyebutkan atau menyinggung mengenai LOST. Hal ini menunjukkan bahwa kesohoran LOST sudah cukup besar. Bisakah kalo gw membandingkan serial ini dengan Star Wars untuk dunia TV? Sepertinya sah-sah saja.
Fringe (2008-present) Setelah Friends, Grey's Anatomy, How I Met Your Mother, Criminal Minds, Lost, True Blood, Supernatural dan yang terakhir Veronica Mars, akhirnya ada lagi TV Show yang menjadi favorit gw untuk diikutin; Fringe.
Garis besar cerita Fringe adalah sebuah tim khusus di FBI yang dibentuk untuk menangani strange cases yang cenderung aneh, unexplained bahkan sedikit supernatural. Tim ini dikepalai oleh Agent Phillip Broyles (Lance Reddick) yang kemudian merekrut Agent Olivia Dunham (Anna Torv). Awal dibentuknya tim ini adalah adanya kasus-kasus aneh yang hampir semuanya berhubungan, yang disebut-sebut sebagai the pattern. Pada awalnya pula, Dunham tidak ingin mengambil peran dalam tim ini, tetapi ketika partner dan juga kekasihnya, John Scott terancam meninggal, ia melakukan segala cara agar Scott tetap hidup. Dunham pun terpaksa mengeluarkan Dr. Walter Bishop (John Noble), seorang ilmuwan yang dulunya sering membuat eksperimen-eksperimen aneh, dari rumah sakit jiwa. Bahkan sebagian dari kasus-kasus yang kemudian ada sangat berhubungan dengan eksperimen Walter Bishop. Untuk menjadi 'babysitter' Walter, ditunjuklah anaknya, Peter Bishop (Joshua Jackson) yang juga menjadi 'penerjemah' ayahnya. Dari kasus awal itulah akhirnya dibentuk satuan khusus. Tim ini juga turut dibantu oleh Agent Charlie Francis (Kirk Acevedo) dan Astrid Farnsworth (Jasika Cole). Serial ini mengingatkan gw dengan The X-Files. Dengan sedikit campuran CSI dan Criminal Minds. Tetapi bedanya dengan The X-Files adalah, semua kasus yang ada disini, yang pada awalnya aneh dan susah diberi penjelasan, ternyata dapat dijelaskan melalui science dan teknologi. Kasus-kasus seperti penglihatan masa depan, transformasi layaknya werewolf, semua lubang di tubuh menutup sendiri, sampai sebuah website yang dapat membunuh manusia, semuanya bukanlah sebuah 'keajaiban' tetapi penggunaan ilmu teknologi yang tidak pada tempatnya. Itulah salah satu kelebihan Fringe. Bagi yang ngikutin Lost, mungkin agak sedikit dejavu nonton Fringe. Apalagi kalau dengar score dan soundeffectnya yang sebelas-duabelas. Maklum, creatornya aja sama, salah satunya si jenius JJ Abrams. Bentuk ceritanya juga hampir-hampir mirip, yaitu twist-twist yang banyak banget dan gak keduga-duga. Selain itu juga, serial ini memiliki aktor-aktor yang bermain dengan sangat bagus. Gw paling suka dengan tokoh Walter Bishop, sang mad scientist yang dengan sangat baik dibawakan oleh John Noble. Celetukan2 yang dilontarkan dan adu mulut dengan anaknya, Peter adalah hiburan tersendiri yang sarat dengan one-liner2 yang kocak. Sebuah hal yang jarang ditemui dalam serial2 serius seperti ini. Gw udah hampir menghabiskan season 1, yang sampai sejauh ini sangat mengasyikan (sampai post ini ditulis, serial ini baru jalan sampai season 2 eps 10). Episode-episode awal memang agak berat dengan segala penjelasan2 ilmiah yang bahasanya tinggi. Tapi as time goes by, kayaknya gw semakin kebiasa. Other than that, this is hell of a show.
Akhir-akhir ini, entah kenapa, jadi jarang nonton film. Gw lagi gak mood nonton film-film di bioskop maupun DVD-DVD gw yang belom sempet ditonton. Sekarang, gara-gara anjuran temen, gw lagi ngikutin serial TV, True Blood. Yang bisa gw bilang adalah the adult version of Twilight hahaha.
True Blood bercerita tentang kehidupan Sookie Stackhouse (Anna Paquin), seorang pelayan restoran yang bisa membaca pikiran orang lain. Ia tinggal di Lousiana bersama kakak dan neneknya. Kehidupannya tiba2 berubah drastis setelah ia berhubungan dengan seorang vampir bernama Bill Compton (Stephen Moyer). Dalam True Blood, diceritakan, 'masyarakat' vampir sudah mengakui keberadaan mereka kepada dunia
Menurut gw, ceritanya asik, alurnya enak diikutin dan selalu bikin penasaran. Kenapa gw bilang ini 'the adult version' dari Twilight? Karena cukup banyaknya materi2 dewasa (dan sedikit menjurus ke hal2 porno hahaha) dalam tv show ini. Serta inti ceritanya sedikit mirip Twilight (vampir, dll). Sebenernya gw pikir materi2 tersebut gak terlalu vital dalam cerita, jadi kalo diilangin jg ga masalah. Mungkin biar serial ini jadi tampak sedikit eksotis kali (ngasal) hahaha.
Dari season pertamanya aja, True Blood udah dapet dua nominasi Golden Globe; satu buat Best Television Series (Drama) dan buat Best Actress in a TV series buat Anna Paquin.Dan Anna Paquin menang. Aktris muda yang juga pernah menyabet Oscar lewat perannya di film The Piano ini (waktu itu dia masih kecil), memang ga bisa dipungkiri kehebatannya dalam mendalami peran Sookie. Aktingnya mantep bgt gile!! Top deh!
Sekian update yg sebenernya kurang penting ini hahaha lagi2 sekarang gw lagi nonton LOST. See ya in another movie review, pal!
Attention, this is a junk post. I'm not ashamed to admit that I follow Grey's Anatomy, well because everybody thinks thats lame show for guys to like. But I never mind that. In fact, this show (partly) has convinced me to go to Med school. Loser? Hahahaha maybe. The show was amazingly terrific in the 2 early seasons, but it went a little boring afterwards, with dull-soap-opera-like stories. Well I dont give a shit about the love stories, but every medical case they had always fascinate me. Few nights ago, season 5 finale, Now or Never, has brighten up this show again. Nice (and bit shocking) crafted ending. Eventhough its not half as great as the early seasons, but its good. People said its not made sense and something about 'ER-ripoff', but I think I haven't felt that shocked from this show in a long time. I'm not gonna spoil it to you, though. Again, peeps, this is a junk post. I just wanted to update this blog. No harm. Peace out!
For all of my schoolmates, mungkin udah tau tentang satu masalah yg bikin heboh kemaren. Karena gw berjanji gak bakal ngomong2in lagi, jadi gw gak bakal bahas. Yang bisa gw bilang sih, Alhamdulillah udah case closed. Semoga aja kedepannya semua2nya jadi lancar, ga ada halangan dan semua orang udah legowo untuk melupakan masalah ini, ambil aja hikmah nya ya.
Ngomong2, gw kemaren nonton di tv salah satu episode LOST yang ternyata episode di season 5. Dan gw pikir sepertinya cool juga nih acara dan lagi2 telat juga ya gw nontonnya. Jadi deh gw beli dvd nya yg complete first season. Yea, gw skarang lagi addicted bgt sama Lost. Cerita nya bagus dan dari episode pilot nya sendiri udah cukup mengundang orang buat nonton. (Walaupun udah banyak yang tau) Cerita nya tentang sekelompok orang yang survive dari sebuah plane crash dan terdampar di satu pulau misterius. Seiring mereka nge reveal misteri2 dan kejadian2 aneh di pulau itu, setiap episode nya juga ada bagian flashback2 para tokoh yang tiap2 episode beda2. Itu mungkin salah satu alesan Lost tuh seru. Semoga duit gw masih cukup untuk ngebeli sampe season 5 nanti hahaha
Gw juga udah cukup mengantongi beberapa DVD yang baru dibeli dan yang belom gw tonton, jadi dalam waktu dekat, gw bakal nge review film lagi hahaha see ya soon!
PS: this is the coming soon 28 CUP 09 poster that we're using.. hope you like it! & join us!