Showing posts with label Romance. Show all posts
Showing posts with label Romance. Show all posts

Sunday, November 24, 2013

REVIEW: Another Smart and Sophisticated Rendezvous of Jesse and Celine in "Before Midnight"

I don't know about you, tetapi saya selalu menganggap bahwa Jesse dan Celine dalam film Before Sunrise (1995) dan Before Sunset (2004) adalah salah satu pasangan on-screen favorit saya. How cool it would be if I had a relationship with a girl where we could talk about our thoughts, our hobbies, our interests for hours on end? Pertama kali berjumpa di sebuah kereta di Vienna, dengan sebuah gestur impulsif, kedua insan manusia ini seakan menemukan soul mate-nya masing-masing, lewat cerita dan obrolan yang mereka share. Begitulah konsep yang dimiliki oleh 2 film tersebut; they talk to each other. Dan setelah 9 tahun dari film kedua (jarak dari film pertama dan kedua pun juga persis 9 tahun), mereka kembali hadir lewat Before Midnight.

Tuesday, August 6, 2013

Hello August!

Look who's back! Setelah sebulan hilang dari peredaran dan bertapa di sebuah desa di Sidoarjo (haha), akhirnya saya bisa 'mudik' juga ke peradaban. Banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang saya dapat lewat KKN (kuliah kerja nyata -iya, masih ada) sebulan kemarin, but I won't bore you with that. Sayangnya, hal yang sama tidak bisa saya ucapkan pula dalam hal menonton film. Selama sebulan kemarin, saya hanya sempat menonton satu film di bioskop. Boro-boro ke bioskop, nonton via media lainnya pun juga susah dan tidak sempat. Pengen buat review film baru tapi belum ada tontonan. Well, at least I had prepared you some of my thoughts for a couple of films I've watched in the last month++. 

Wednesday, May 22, 2013

Review: The Great Gatsby (2013)

Sebelum menonton film ini, pengetahuan saya mengenai The Great Gatsby, novel yang digadang sebagai salah satu novel terbaik sastra Amerika hanyalah berasal dari halaman Wikipedia. Saya tidak pernah membaca buku yang ditulis oleh F. Scott Fitzgerald ini atau menonton film-film adaptasinya yang ternyata jumlahnya juga sudah banyak, ranging from a silent feature to a made-for-TV film. Ketika berita bahwa Baz Luhrmann akan membangkitkan novel ini ke layar lebar, I knew that I'll be in for a treat.

Saturday, April 20, 2013

Review: To The Wonder (2012)

Plot: Neil dan Marina adalah adalah pasangan yang bertemu dan menjalin kasih di Paris. Setelah Neil mengajak Marina dan anaknya, Tatiana, untuk tinggal bersamanya di Texas, ternyata impian untuk hidup harmonis yang mereka bayangkan tidak terlaksana. Mariana pun pulang setelah visanya berakhir, dan Neil bertemu lagi dengan cinta lamanya, Jane.

Tuesday, February 26, 2013

Review: Warm Bodies (2013)

Plot: Pada sebuah post-apocalytic world, sebagian besar penduduk bumi telah terjangkit oleh suatu wabah yang membuat mereka menjadi zombie. Adalah R (Nicholas Hoult), seorang zombie yang cukup berbeda dengan zombie lainnya. Ia merasakan ada yang berubah pada dirinya setelah ia bertemu dengan Julie (Teresa Palmer), seorang manusia yang nantinya akan mengubah 'kehidupannya'.

Saturday, February 9, 2013

Review: Upside Down (2012)

Plot: Seorang pria bernama Adam (Jim Sturgess) mengorbankan segalanya agar bisa bertemu kembali dengan gadis yang ia cintai sejak kecil, Eden (Kirsten Dunst). Hal tersebut menjadi sulit mengingat mereka terpisah dalam dunia yang berbeda; dua planet kembar yang memiliki gravitasi yang berbeda serta kehidupan sosial ekonomi yang jauh berbeda pula.

Tuesday, January 29, 2013

Review: The Sessions (2012)

Plot: Mark O'Brien (John Hawkes), penderita polio sejak kecil yang membuatnya lumpuh dari leher ke bawah berencana untuk menanggalkan status perjakanya dengan bantuan seorang sex surrogate, Cheryl Cohen-Greene (Helen Hunt).

Wednesday, January 23, 2013

Review: Silver Linings Playbook (2012)

Plot: Patrick 'Pat' Solitano (Bradley Cooper) yang baru dikeluarkan dari sebuah mental institution berusaha untuk rujuk kembali dengan sang istri lewat bantuan seorang wanita bernama Tiffany (Jennifer Lawrence) yang memintanya menjadi partner dance-nya dalam sebuah kompetisi dancing.

Sunday, January 13, 2013

Review: Les Misérables (2012)

Plot: Sebuah drama musikal epik yang menceritakan tentang seorang ex-convict, Jean Valjean (Hugh Jackman) dan usahanya mencoba untuk menebus masa lalunya yang kelam. Usahanya mempertemukannya dengan Fantine (Anne Hathaway) seorang pekerja dan anaknya Cossete (Isabelle Allen/ Amanda Seyfried) dan Valjean juga harus menghindar dari Javert (Russel Crowe), seorang polisi yang mengejar-ngejarnya, di ambang revolusi Perancis saat itu.

Saturday, December 29, 2012

Review: The Perks of Being a Wallflower (2012)

Plot: Charlie Kelmeckis (Logan Lerman) has always been an introvert person. Hari-hari awal di masa SMA-nya sebagai seorang freshman dilalui tanpa adanya seorang teman. Hingga akhirnya ia berkenalan dengan seorang senior, Patrick (Ezra Miller) dan saudara tirinya, Sam (Emma Watson) yang merubah hidupnya.

Saturday, December 22, 2012

Review: 5 cm. (2012)

Plot: Setelah tidak pernah terpisahkan selama 10 tahun, 5 orang sahabat, Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) memutuskan untuk break sementara dan tidak bertemu selama 3 bulan. Setelah 3 bulan tidak bertemu, Genta telah mempersiapkan sebuah perjalanan ketika akhirnya mereka bertemu kembali; mendaki puncak Semeru, puncak tertinggi pulau Jawa.

Saturday, December 8, 2012

Review: Amour (2012)

Plot: Georges (Jean-Louis Trintignant) dan Anne (Emmanuelle Riva) adalah sepasang suami istri berusia lanjut yang juga dua guru musik yang telah pensiun. Suatu hari, Anne mendapat serangan stroke yang membuatnya harus dirawat dan berujung pada kelumpuhan satu sisi tubuhnya. Georges pun mulai merawat Anne, yang semakin hari kesehatannya semakin menurun.

Friday, November 30, 2012

Review: Rust and Bone (2012)

Plot: Seorang pelatih killer whale cantik bernama Stephanie (Marion Cotillard) harus menerima kenyataan bahwa kedua kakinya terpaksa diamputasi akibat sebuah kecelakaan yang menimpanya pada saat ia bekerja. Stephanie yang kehilangan mimpi dan semangatnya untuk hidup mencari comfort lewat hubungannya dengan seorang single father yang bekerja sebagai security bernama Ali (Matthias Schoenaerts).

Friday, November 9, 2012

Review: Ruby Sparks (2012)

Plot: Tidak bisa terlepas dari bayang-bayang kesuksesan novel pertamanya, penulis muda Calvin Weir-Fields (Paul Dano) sulit untuk menulis buku sukses lainnya. Setelah berkonsultasi dengan psikiaternya, Calvin akhirnya memulai menulis tentang seorang wanita bernama Ruby Sparks (Zoe Kazan) yang memiliki karakter-karakter yang disukai Calvin. Betapa terkejutnya Calvin ketika suatu hari ia terbangun dan menemukan Ruby, wanita yang ia karang dalam mimpinya dan tulisannya, tiba-tiba muncul di hadapannya.

Sunday, October 14, 2012

Review: Seeking a Friend for The End of the World (2012)

Plot: Setelah misi terakhir untuk menghancurkan asteroid raksasa yang akan menghadang bumi gagal, maka berakhir pula harapan manusia untuk hidup, menyisakan 3 minggu saja sebelum sang asteroid menghancurkan dunia. Dodge Petersen (Steve Carrel) yang baru saja ditinggal oleh sang istri, berniat untuk mencari kembali highschool sweetheart yang beberapa bulan sebelumnya mencoba untuk rujuk kembali. Dodge ditemani oleh tetangga flat-nya, Penny (Keira Knightley), yang juga baru saja putus dengan pacarnya. Semakin dekat hubungan Dodge dan Penny, semakin dekat pula akhir dunia akan menghampiri mereka.

Sunday, September 30, 2012

Review: Moonrise Kingdom (2012)

Plot: Di suatu pagi sebuah boy scout's summer camp, Khaki Scout, dihebohkan dengan hilangnya salah satu peserta, Sam Shakusky (Jared Gilman) yang masih berusia 12 tahun. Ternyata Sam telah merencanakan untuk melarikan diri bersama dengan Suzy (Kara Hayward), seorang gadis seumurannya yang ia temui beberapa waktu lalu. Pelarian mereka tentu tidak dianggap enteng oleh orang-orang di sekitarnya, sang scout master, polisi daerah dan orang tua Suzy. Maka dimulailah pencarian kedua bocah tersebut.

Friday, August 31, 2012

Head-to-head: Jeff, Who Lives at Home (2012) & The Five-Year Engagement (2012)

Kalau anda adalah penonton setia serial tv How I Met Your Mother, pasti tidak asing lagi dengan nama Jason Segel, pemeran karakter Marshal Eriksen. Sebelum How I Met.., Segel sudah mulai dikenal lewat perannya di tv series Judd Apatow, Freaks and Geeks, bersama James Franco yang sayangnya hanya bertahan 1 season. Setelah hanya menjadi pemeran-pemeran pembantu saja dalam layar lebar, Segel mulai lebih dikenal publik luas lewat peran utamanya di Forgetting Sarah Marshall (2008), yang dalam film tersebut ia sempat memamerkan tubuh polosnya. Pada Head-to-head kali ini, saya akan mengulas 2 film yang ia bintangi yang sama-sama rilis di tahun 2012 ini.

Tuesday, June 5, 2012

Review: It's a Wonderful Life (1946)

Plot: George Bailey (James Stewart) adalah seorang businessman yang bergerak pada bisnis peminjaman uang yang ia teruskan dari ayahnya. George adalah seorang yang selalu mengalah demi kepentingan orang banyak. Akibat sebuah ketidaksengajaan yang membuatnya kehilangan uang investor, dirinya mungkin akan bangkrut dan di tangkap polisi, meninggalkan istrinya, Mary (Donna Reed) dan keempat anaknya. Ketika ia berusaha untuk bunuh diri, seorang malaikat bernama Clarence (Henry Travers) datang dan menunjukkan padanya bagaimana jadinya hidup orang-orang terdekatnya jika ia tidak pernah lahir.

Sunday, June 3, 2012

Review: The Fountain (2006)

Plot: Dibagi menjadi tiga cerita yang berhubungan dan dijalin secara non-linear; yang pertama tentang seorang prajurit di Spanyol abad ke-16, Tomas (Hugh Jackman) yang diperintah oleh Queen Isabella (Rachel Weisz) untuk mencari 'tree of life' yang diyakini menyimpan rahasia keabadian. Cerita kedua, di tahun 2005 seorang neuroscientist, Tommy (diperankan juga oleh Jackman) yang tengah melakukan research untuk mengobati kanker yang menyerang istrinya, Izzi (Weisz). Lalu beratus-ratus tahun kemudian, seorang space traveler yang mengarungi luar angkasa dengan misi tertentu.

Monday, January 23, 2012

Review: The Artist (2011)

Plot: Hollywood, akhir dekade 20-an, seorang aktor film bisu (silent films), Guy Valentin (Jean Dujardin) sedang di puncak karirnya. Film-filmnya sukses serta pribadinya disukai oleh publik serta media. Ketika petinggi studio di tempatnya bekerja, Kinograph Studios, Al Zimmer (John Goodman), ingin merombak semua produksi Kinograph dengan film-film bersuara (talkie), Guy merasa hal tersebut hanyalah sebuah tren semata dan masih berkutat bahwa silent film akan terus berjaya. Guy kemudian keluar dan berusaha untuk memproduksi dan mendanai film bisu nya sendiri, yang malah menjadi awal dari kehancuran karirnya ketika produksi talkie Kinograph Studios ternyata sukses besar dan telah memiliki 'wajah baru' yang tengah bersinar, Peppy Miller (Bérénice Bejo).