Showing posts with label Fantasy. Show all posts
Showing posts with label Fantasy. Show all posts

Tuesday, August 6, 2013

Hello August!

Look who's back! Setelah sebulan hilang dari peredaran dan bertapa di sebuah desa di Sidoarjo (haha), akhirnya saya bisa 'mudik' juga ke peradaban. Banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang saya dapat lewat KKN (kuliah kerja nyata -iya, masih ada) sebulan kemarin, but I won't bore you with that. Sayangnya, hal yang sama tidak bisa saya ucapkan pula dalam hal menonton film. Selama sebulan kemarin, saya hanya sempat menonton satu film di bioskop. Boro-boro ke bioskop, nonton via media lainnya pun juga susah dan tidak sempat. Pengen buat review film baru tapi belum ada tontonan. Well, at least I had prepared you some of my thoughts for a couple of films I've watched in the last month++. 

Wednesday, June 26, 2013

REVIEW: Monsters University (2013)

Sudah lebih dari satu dekade yang lalu Disney dan Pixar menghadirkan Monsters, Inc (2001); sebuah film animasi yang menceritakan tentang dunia monster yang mendapatkan sumber tenaga lewat teriakan anak-anak dari dunia manusia. Mike Wazowski (Bill Murray) dan James P. 'Sulley' Sullivan (John Goodman) adalah sepasang scarer team yang tanpa sengaja menjalin persahabatan dengan seorang anak manusia yang terjebak dalam dunia monster tersebut. Monsters, Inc bagi saya adalah sebuah film yang luar biasa kreatif, inventif, exhilarating dan emotionally fulfilling. Dan sebagai sebuah film yang sudah sempurna, saya tidak merasa bahwa film ini memerlukan sebuah lanjutan...or even prequel, for that matter.

Sunday, June 16, 2013

REVIEW: Man of Steel (2013)

Setelah Marvel Comics menguasai tangga box office lewat film-film adaptasi komiknya di dekade 2000 bahkan hingga sekarang, rasanya DC Comics tak bisa tinggal diam. Ksatria Malam, Batman, berhasil dibangkitkan lagi dengan suksesnya lewat arahan Christopher Nolan. Bryan Singer, sutradara yang practically memulai monopoli film Marvel lewat X-Men (2000), sempat 'berkhianat' dan membuat Superman Returns (2006) dengan sambutan yang bisa dibilang tidak begitu wah. Di sela-sela itu, Watchmen (2009) terasa begitu divisive, sedangkan Jonah Hex (2010) dan Green Lantern (2011) nge-bomb di pasaran. Instead of reviving new superheroes, DC memutuskan untuk kembali menghidupkan superhero paling terkenal di dunia, Superman.

Saturday, February 9, 2013

Review: Upside Down (2012)

Plot: Seorang pria bernama Adam (Jim Sturgess) mengorbankan segalanya agar bisa bertemu kembali dengan gadis yang ia cintai sejak kecil, Eden (Kirsten Dunst). Hal tersebut menjadi sulit mengingat mereka terpisah dalam dunia yang berbeda; dua planet kembar yang memiliki gravitasi yang berbeda serta kehidupan sosial ekonomi yang jauh berbeda pula.

Wednesday, December 19, 2012

Review: The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)

Plot: Bilbo Baggins (Martin Freeman) adalah seorang hobbit yang tinggal di Shire dan menikmati rutinitas hidup sebagaimana hobbit pada umumnya yang monoton. Suatu hari, Gandalf (Ian McKellen), seorang penyihir, memilihnya untuk membantu sekelompok dwarves yang dipimpin oleh  Thorin Oakenshield (Richard Armitage) dalam usaha mereka mengambil kembali kerajaan tempat mereka berasal dari seekor naga.  Bilbo yang awalnya enggan ikut pun akhirnya menerima tawaran tersebut untuk membuktikan dirinya bukan lah sekedar hobbit pecinta-rumah biasa.

Monday, December 3, 2012

Review: Beasts of the Southern Wild (2012)

Plot: Setelah tempat tinggal mereka yang terpencil dan terisolasi oleh dunia luar diporak-porandakan oleh sebuah badai besar, Hushpuppy (Quvenzhané Wallis), seorang anak berumur 6 tahun beserta sang ayah, Wink (Dwight Henry) dan beberapa tetangganya harus berusaha untuk bertahan hidup pada apa yang tersisa dari tempat tinggal mereka.

Sunday, November 18, 2012

Review: ParaNorman (2012)

Plot: Norman Babcock (Kodi Smit-McPhee) mungkin terlihat seperti anak biasa. Yang menjadikan Norman istimewa adalah bahwa dirinya mampu melihat wujud-wujud supernatural yang bergentayangan di sekelilingnya yang tak mampu dilihat oleh orang lain. Berkat kemampuannya tersebut, Norman sering menjadi bulan-bulanan orang-orang di sekitarnya karena mereka tidak percaya terhadap bakat Norman tersebut. Karena bakatnya itu pula Norman pun 'terpilih' untuk menghentikan kutukan penyihir yang selama ini menjadi legenda di kota tempat tinggalnya itu.

Friday, November 9, 2012

Review: Ruby Sparks (2012)

Plot: Tidak bisa terlepas dari bayang-bayang kesuksesan novel pertamanya, penulis muda Calvin Weir-Fields (Paul Dano) sulit untuk menulis buku sukses lainnya. Setelah berkonsultasi dengan psikiaternya, Calvin akhirnya memulai menulis tentang seorang wanita bernama Ruby Sparks (Zoe Kazan) yang memiliki karakter-karakter yang disukai Calvin. Betapa terkejutnya Calvin ketika suatu hari ia terbangun dan menemukan Ruby, wanita yang ia karang dalam mimpinya dan tulisannya, tiba-tiba muncul di hadapannya.

Sunday, September 23, 2012

Review: Ted (2012)

Plot: Ketika masih berumur 8 tahun dan tidak memiliki teman, John Garrett (saat dewasa diperankan oleh Mark Wahlberg) memohon di malam Natal agar boneka teddy bear nya yang bernama Ted (Seth MacFarlane) dapat hidup. Doa tersebut secara ajaib terkabulkan, membuat Ted dapat berbicara dan bergerak bebas. Bertahun-tahun setelah itu, John yang sudah berumur 32 tahun dan memiliki pacar, Lori (Mila Kunis), masih terus tinggal bersama Ted. Hal tersebut membuat John susah untuk memiliki tanggung jawab layaknya seorang adult, sesuatu yang diinginkan oleh Lori.

Saturday, July 7, 2012

Review: The Amazing Spider-Man (2012)

Plot: Sejak kecil Peter Parker (Andrew Garfield) telah ditinggalkan oleh orangtua nya dan kemudian diasuh oleh pamannya, Ben (Martin Sheen) dan bibinya, May (Sally Field). Peter akhirnya mengetahui bahwa dulu ayahnya sempat bekerja bersama Dr. Curt Connors (Rhys Ifans). Connors adalah seorang ilmuwan yang tengah berupaya menciptakan sebuah obat yang mampu menumbuhkan kembali jaringan organ manusia lewat DNA yang diambil oleh reptil. Ketika Peter menemui Connors di laboratoriumnya, Peter tanpa sengaja tergigit oleh seekor laba-laba yang ternyata telah menjadi objek uji coba gen dalam lab tersebut. Mulai dari situ, Peter mulai mendapatkan kekuatan luar biasa dan mampu berjalan di dinding serta mengeluarkan jaring dari tangannya layaknya laba-laba. Di sisi yang lain, obat yang Dr Connor uji cobakan (yang ia temukan setelah mendapat formula dari Peter) kepada dirinya malah membuatnya menjadi sesuatu yang berbahaya.

Sunday, June 24, 2012

Review: Brave (2012)

Plot: Merida (Kelly Macdonald) adalah seorang putri kerajaan DunBroch di Scotland. Sesuai tradisi, dengan umurnya yang hampir dewasa, ia akan dihadapkan oleh lamaran dari putra-putra kerajaan lainnya. Tetapi, Merida yang memiliki jiwa petualang lebih tertarik dengan hidup bebas berkuda dan memanah yang juga menjadi hobinya. Merida tanpa sengaja bertemu dengan seorang penyihir dan memintanya untuk merubah sang ibu yang selama ini mengekangnya, Ratu Elinor (Emma Thompson), agar takdirnya juga berubah.

Saturday, June 23, 2012

Review: Abraham Lincoln: Vampire Hunter (2012)

Plot: Akibat ibu kandungnya meninggal dunia yang diyakini oleh Abraham Lincoln (Benjamin Walker) sebagai ulah seorang vampire, ia kemudian memutuskan untuk menjadi seorang pemburu klan tersebut. Beberapa tahun berlalu, hasratnya untuk membela kaum kulit hitam serta karisma yang baik sebagai seorang leader membawanya sukses menjadi presiden Amerika Serikat yang ke-16. Hingga ketika klan vampire mulai merajalela dan menguasai Amerika, Lincoln pun tak ingin hanya duduk dan tinggal diam saja menghadapi ancaman tersebut.

Tuesday, June 5, 2012

Review: It's a Wonderful Life (1946)

Plot: George Bailey (James Stewart) adalah seorang businessman yang bergerak pada bisnis peminjaman uang yang ia teruskan dari ayahnya. George adalah seorang yang selalu mengalah demi kepentingan orang banyak. Akibat sebuah ketidaksengajaan yang membuatnya kehilangan uang investor, dirinya mungkin akan bangkrut dan di tangkap polisi, meninggalkan istrinya, Mary (Donna Reed) dan keempat anaknya. Ketika ia berusaha untuk bunuh diri, seorang malaikat bernama Clarence (Henry Travers) datang dan menunjukkan padanya bagaimana jadinya hidup orang-orang terdekatnya jika ia tidak pernah lahir.

Saturday, March 17, 2012

Review: John Carter (2012)

Plot: John Carter (Taylor Kitsch), seorang mantan prajurit Civil War Amerika, dalam suatu ketidaksengajaan menemukan sebuah gua berisi emas. Dalam gua tersebut, ia tiba-tiba diserang oleh seorang misterius. Carter yang berhasil menembaknya, melihat bahwa orang misterius tersebut memegang sebuah benda asing dan menyebut kata 'Barsoom' yang kemudian diikuti pula oleh Carter. Dengan seketika, Carter tiba-tiba bangun di sebuah padang pasir dan menemukan dirinya di tengah sekelompok makhluk aneh yang menamakan diri mereka kaum Tharks. Tidak hanya itu, Carter juga tiba-tiba memiliki kemampuan untuk meloncat tinggi serta kekuatan yang bertambah. Long story short, Carter ternyata ter-transport ke planet Mars (yang disebut Barsoom bagi para penghuninya) dan terjebak di sebuah perang antara dua kubu, bangsa Helium dan Zodanga.

Friday, October 21, 2011

Review: Midnight in Paris (2011)

Plot: Gil (Owen Wilson) dan Inez (Rachel McAdams) adalah sepasang kekasih yang telah bertunangan dan sedang menghabiskan liburan bersama orang tua Inez di Paris. Gil adalah seorang penulis naskah film sukses yang ingin berganti haluan dan mewujudkan impiannya untuk menulis novel. Gil sangat mencintai kota Paris dan berencana untuk pindah kesana setelah menikah, hal yang bertolak belakang dengan Inez. Pada malam-malam yang awalnya Gil ingin habiskan untuk berjalan-jalan santai, ia malah bertemu dengan penulis-penulis dan seniman-seniman legendaris idola nya dan ia mendapatkan dirinya pada Paris tempo dulu. Apakah ini hanya sebuah fantasi milik Gil?

Wednesday, August 17, 2011

Quick Reviews pt.4: I'm feeling Indonesia!

17 Agustus 2011. Hari ini resmi, negara Indonesia berumur 66 tahun. Memang, di umur yang sudah tidak muda lagi ini, Indonesia masih saja memiliki masalah-masalah yang sepertinya sangat sulit untuk diselesaikan. Saking bobroknya, terkadang miris melihat negara yang katanya kaya ini ternyata masih terpuruk di berbagai sisi. Tetapi dengan semangat beberapa orang yang masih percaya bahwa Indonesia bisa maju, gw bisa sedikit optimis. Nah, merujuk ke blog ini, banyak yang sering mengatakan bahwa kok jarang banget ya gw nonton/review film Indonesia. Jawabannya sih simple; terlalu sering dikecewakan, jadi agak males untuk mencoba lagi. Tetapi setelah menonton 3 film dibawah ini, gw jadi punya secercah harapan lebih terhadap film-film di tanah air. Ada film dari sutradara pionir Indonesia yang tak lelah memberikan pembelajaran pada film-filmnya, ada juga yang menggebrak dengan genre yang berbeda dan satu lagi film yang membuat gw sangat yakin bahwa film Indonesia akan kembali bersinar di masa yang akan datang. Sebelum menyimak reviewnya, cuman pengen ngucapin; dirgahayu Indonesia yang ke-66, MERDEKA!!

Saturday, July 30, 2011

Review: Harry Potter and the Deathly Hallows part 2 (2011)

Plot: Waktu akhirnya datang untuk the chosen one, Harry Potter (Daniel Radcliffe) berhadapan dengan musuh besarnya, Lord Voldemort (Ralph Fiennes). Tetapi sebelum itu, bersama rekannya Hermione Granger (Emma Watson) dan Ron Weasley (Rupert Grint), perjalanan memburu horcrux, sebagian jiwa Voldemort, haruslah terpenuhi terlebih dahulu. Berawal dari memasuki Gringotts, hingga kemudian kembali ke satu-satunya tempat yang ia cintai, sekolah sihir Hogwarts. Dalam seri terakhirnya ini, Harry Potter harus menerima kenyataan bahwa dalam pertempuran mematikan ini nyawa adalah bayarannya. Bukan saja dirinya yang terancam, tetapi orang-orang di sekitarnya yang ia cintai. Ketika rekan-rekannya mulai berjatuhan, pilar dan batu yang membangun sekolahnya itu mulai rubuh, rahasia mulai terungkap, Harry menyadari bahwa hanya dirinya lah yang harus menumbangkan sang Dark Lord, sebelum lebih banyak lagi korban pertumpahan darah tersebut.

Saturday, June 11, 2011

Review: Akira (1988)

Plot: Jepang, tahun 2019, 31 tahun setelah ledakan nuklir di Tokyo yang menghantarkan dunia kepada 'Perang'nya yang ketiga. Dalam sebuah alternate reality ini, tepatnya di kota Neo-Tokyo, teroris dan kekerasan antar geng merajalela. Seorang remaja bernama Kaneda (Mitsuo Iwata) dan teman-teman geng motornya di suatu malam terlibat sebuah perseteruan dengan geng motor lainnya. Di tengah kejar-kejaran tersebut, Tetsuo (Nozomu Sasaki), teman baik Kaneda secara tidak sengaja berpapasan dengan seorang anak kecil dengan fisik yang sedikit ganjil, membuatnya terjatuh dari motornya. Apa yang kemudian terjadi adalah pasukan pemerintah tiba-tiba menculik Tetsuo dan melakukan eksperimen pada dirinya. Eksprerimen tersebut berhasil mengeluarkan kekuatan luar biasa yang terpendam dalam diri Tetsuo. Kaneda, dibantu dengan sekelompok anti-government berusaha untuk menghentikan Tetsuo, yang kini sudah hilang kendali, sebelum ia membangkitkan kembali sosok bernama 'Akira', yang disebut-sebut sebagai penyebab ledakan nuklir 31 tahun yang lalu.

Saturday, March 12, 2011

Review: Hereafter (2010)

Plot: Film ini memiliki 3 cerita yang berhubungan dengan kematian, dengan karakter-karakter yang berbeda di tempat yang berbeda pula. Pertama, tentang jurnalis Perancis bernama Marie Lelay (Cecile de France) yang sedang bertugas di Thailand ketika negara tersebut diterjang tsunami besar dan membuat Marie mengalami pengalaman spiritual yang mengubah persepsinya. Kedua, seorang pekerja pabrik di Amerika, George Lonegan (Matt Damon) yang ternyata memiliki keahlian sebagai psychic, berkomunikasi dengan orang-orang yang telah meninggal. Terakhir, Marcus (Frankie McLaren), seorang anak berumur 12 tahun yang tinggal di London berusaha mencari jawaban atas kematian orang terdekatnya.

Saturday, December 4, 2010

Review: Scott Pilgrim vs. The World (2010)

Plot: Meet Scott Pilgrim (Michael Cera), seorang remaja asal Kanada berumur 22 tahun, lumayan nerd dan salah satu personil band amatir, Sex Bob-Ombs. Ia tinggal bersama roomatenya yang gay, Wallace (Kieran Culkin). Scott saat ini berpacaran dengan seorang gadis SMA bernama Knives Chau (Ellen Wong). Hidupnya tiba-tiba berubah setelah ia bertemu dengan Ramona Flowers (Mary Elizabeth-Winstead), gadis asal Amerika yang bekerja sebagai kurir Amazon dan juga sering muncul mysteriously dalam mimpi Scott. Scott pun berusaha mendapatkan Ramona setelah memutuskan Knives. Yang tidak diketahui Scott adalah jika ia ingin mendapatkan Ramona maka artinya, ia juga harus menghadapi dan mengalahkan 7 evil exes Ramona.