Saturday, February 7, 2009

Oh yeah, the teasers are out!




Harry Potter and the Half-Blood Prince, 17 July 2009

"I have doubts. I have such doubts"


Satu kata: AMAZING!

Doubt dibintangi oleh Meryl Streep, Phillip Seymour Hoffman, Amy Adams dan Viola Davis. Ngeliat cast nya aja gila bgt kan? Doubt juga diadaptasi dari pertunjukan teater dan disutradarai oleh John Patrick Shanley. 5 nominasi Oscar udah ditangan, termasuk Best Actress buat Streep, Actor buat Hoffman, Supporting Actress buat Adams & Davis. In other words, semua aktor utama udah dapet nominasi. Jadi lah gw punya high hopes buat film ini.

Bersetting di tahun 1964, bercerita mengenai Sister Aloysius (Streep), seorang nun yang juga kepala sekolah. Dia ngerasa bahwa Father Flynn (Hoffman), seorang priest memiliki 'hubungan yang tidak lazim' dengan murid kulit hitam yang baru 2 bulan di kota tersebut.

High hopes gw ternyata ga bikin gw kecewa. 104 menit gw nntn ga ada kata bosen, walaupun setting film nya di situ2 doang dan banyak dialog. Base cerita nya bagus banget, dan aktingnya mantap banget, ga salah deh semua dapet nominasi Oscar.

Meryl Streep is superb! Gw nntn dia di Mamma Mia, The Devil Wears Prada dan beberapa film lainnya, dan Doubt, hampir semua dia menjiwai banget karakternya. Karakter dia di Doubt, Sister Aloysius, adalah nun yang keras kepala dan tegas, beda banget sama karakternya di Mamma Mia, dan dia ngebawainnya BAGUS BANGET dan beda banget sama akting2 nya yg dulu2. Two thumbs up dah buat Meryl.

Gw baru pernah nntn film Phillip Seymour Hoffman baru di Red Dragon doang, dan itu juga porsinya kecil, jadi ga terlalu bisa dibandingin. Tapi dia oke juga mainnya. Kalo Amy Adams, yang disini jadi Sister James, suster polos yang juga awalnya curiga sama Father Flynn. Beda banget lah sama karakternya yang di Enchanted. Beda banget di Doubt, keren.

Untuk Viola Davis, bener kata orang2, dia scene stealer banget. Disini dia jadi ibu dari si murid kulit item itu. Ada kesan mistis gitu kayaknya kalo dia ngomong hahhaah tapi emang keren aktingnya. Bahkan pas adegan sama Meryl Streep aja, dia bisa ngimbangin. Top dah.

Jadi kesimpulannya, Doubt adalah film yang bagus banget, kalo lo menikmati mainan akting dan dialog. Film ini gak bakalan bikin lo bosen karena cerita dan dialog nya mengalir. Definitely one of the year's best!

Wednesday, February 4, 2009

Pintu Terlarang: A Review


Pertama-tama gw cuman pengen bilang bahwa GW BUKAN SEORANG MOVIE EXPERT, i have my very own taste. Gw suka banget sama film American Beauty, tapi on the other hand, bosen sama No Country for Old Men. Gw menilai film dari cara gw berfikir, apakah otak gw cukup pintar buat ngerti arti sebuah film. Bukannya gw sombong, tapi gw udah nntn dan suka sama berpuluh2 film-film 'berat'.

Back to main topic: PINTU TERLARANG. Gw adalah sekian dari banyak orang yg excited terhadap film ini karena film-film kayak gini jarang bgt dibikin oleh sineas Indonesia. Menurut gw film ini bakal jadi angin penyejuk diantara tema2 horor sama drama percintaan ga jelas. Jadi, gw bener2 punya high expectations buat nih film.

Akhirnya gw nntn jg. Menurut gw film ini bener2 visually stunning! Gambar2 nya artistik, cinematography oke. Bener2 diatas standar film2 Indonesia sekarang. Cerita nya apalagi, absurd but really2 cool in its own way. Bener2 thumbs up dah buat 2 poin yg diatas. Tapi entah kenapa film ini punya beberapa dialog2 cheesy dan akting yang..... plain, bahkan terkadang terkesan overacting.

Dialog2 cheesy? Ya.. kenapa sih film2 Indonesia ga bisa bikin dialog kehidupan se normal mungkin? Sebenernya ga tepat juga sih kalo beberapa dialog di film ini cheesy, tapi ungkapan yg bener mungkin terlalu high-class. Baku bgt! Mungkin memang udah di set kayak gitu. Gpp sih sebenernya kalo memang mau pake bahasa baku, cuman harus dibarengin pake akting yg bagus! Kalo kayak gini terkesan kaku bgt mainnya.

Trus masuk ke masalah akting. Kayak yg gw bilang sebelumnya, plain. Gak ada yg memorable. Kecuali pas adegan Christmas Dinner, Fachri Albar bener2 nunjukin kualitas akting yg baik, sedangkan di adegan2 yg lain dia biasa2 aja. Marsha Timothy juga ga terlalu bagus mainnya.. Kayak dibuat2, trus kadang2 overacting lagi, jadi pengen ketawa ngeliatnya..

Sekali lagi, GW BUKAN MOVIE EXPERT. Semua hal yg gw tulis diatas adalah buah pikiran gw sendiri. Oke kalo lo sebut gw punya bad taste dalam film
. Film ini ga begitu jelek... but could have been better. Visualisasi adegan2nya udah top bgt, Indonesian movies' finest in years. Gw gak bilang kalo film ini ga bagus, mungkin karena terlalu tingginya ekspektasi gw aja yang membuat gw kecewa sama film ini, film ini gak terlalu sempurna dan ga se-flawless seperti yang kebanyakan orang bilang.

Semoga ke depannya film2 Indonesia punya visualisasi yg baik dan juga kualitas dialog + akting yg memorable. Kapan nih kita punya film2 setingkat The Godfather atau Casablanca? Smoga sebentar lagi...

Thursday, January 8, 2009

"Goodnight, Benjamin"


Some people were born to sit by a river
Some get struck by lightning
Some have an ear for music
Some are artists
Some swim
Some make buttons
Some know Shakespeare
Some are mothers
And some people... dance
-Benjamin Button

One of my most-awaited movie last year. Had a really high expectation for it, but I have to admit it, I disappointed a bit. Not just because is not good (is a really terrific movie), but I personally think that this movie could have been done better. But still I think this is a great movie.

Bercerita mengenai Benjamin Button (Brad Pitt), seorang yg terlahir dengan fisik seperti orang tua. Tapi seiring berjalannya waktu, fisik Benjamin mulai me-muda. Selama hidupnya, dia bertemu dengan orang2 yang mengubah hidupnya serta menjadi saksi peristiwa2 sejarah.

Dari ceritanya aja menunjukkan bahwa, this was going to be an extraordinary movie. Apalagi pas tau sutradara nya, David Fincher. The man behind Se7en, Fight Club and Zodiac, three of my favorites of all time.

Film ini memang kerasa agak kelamaan, banyak scene yang kurang penting dan kalau di-cut pun gak bakal ngerusak isi film. What I really like about this movie is its score. Bagus bgt meeen musiknya, gak bisa berkata2 lagi deh hahaah Trus juga sinematografi nya, which was completely beautiful, artistik2 bgt scenenya. Untuk bagian aktingnya, gw ga ada masalah, oke lah. Apalagi Taraji P. Henson yang jadi Queenie, ibu asuh Benjamin, bagus bgt mainnya.

Overally film ini bagus dan memang sebuah film art yang keren. Film ini buat kita mikir karena message nya dalem bgt. Gw sampe harus nntn 2x untuk bener2 mengagumi karya Fincher ini.

Wednesday, January 7, 2009

Updating!!!!!!!

Akhirnya setelah hampir setaun ga kesentuh, blog gw di-update juga.. The main reason why I never updated my blog is because of one simple thing: I FORGOT MY PASSWORD hahaha karena lupa jadi bikin ga mood buat update hahaha Sekarang lagi ada sedikit on fire untuk nge-blog entah kenapa, jadi I'll be posting more and more things anytime soon!