Bercerita tentang gadis muda bernama Paikea 'Pai' (Keisha Castle-Hughes), keturunan dari 'chief' (bisa dibilang ketua suku juga) di suku Maori yang terletak di Selandia Baru. Dalam tradisi suku tersebut, hanya seorang anak laki-laki tertua dari keluarga chief lah yang bisa menjadi ketua berikutnya. Istilah 'whale rider' sendiri datang dari legenda tentang ancestor suku tersebut, yang juga bernama Paikea, yang konon menemukan pulau itu dan membentuk suku Maori setelah mendapat pertolongan dari seekor paus sambil menungganginya. Ibu Pai meninggal ketika melahirkan Pai serta saudara kembar laki-lakinya yang diharap-harapkan menjadi penerus suku Maori. Tapi sayangnya saudara kembarnya juga tidak selamat.
Pai yang diasuh oleh kakek dan neneknya akibat ayahnya yang lebih sering menetap di Eropa untuk menjalani hidupnya sebagai seniman. Meskipun tidak ditunjukkan, Pai merasa bahwa kelahirannya membawa kekecewaan yang besar bagi kakeknya, Koro (Rawiri Paratene) demi melanjutkan tradisi sukunya tersebut. Pai yang tidak patah semangat akhirnya terus berjuang untuk mendapatkan respect kepercayaan kakeknya sebagai penerus chief.
Pai yang diasuh oleh kakek dan neneknya akibat ayahnya yang lebih sering menetap di Eropa untuk menjalani hidupnya sebagai seniman. Meskipun tidak ditunjukkan, Pai merasa bahwa kelahirannya membawa kekecewaan yang besar bagi kakeknya, Koro (Rawiri Paratene) demi melanjutkan tradisi sukunya tersebut. Pai yang tidak patah semangat akhirnya terus berjuang untuk mendapatkan respect kepercayaan kakeknya sebagai penerus chief.

















