Tuesday, May 25, 2010

"I'll see you in another life, brother"

SORRY TO SAY, THIS REVIEW CONTAINS MAJOR SPOILERS
Kemaren dan tadi siang sebenarnya gw sudah made peace dan mengucapkan selamat tinggal kepada LOST. Tapi entah kenapa sehabis menonton, ada rasa menggelitik tangan untuk mengulas dan menyuarakan pendapat gw tentang episode terakhirnya ini. Rasanya seru nih kalo dijadikan suatu rutinitas untuk tv-show2 favorit gw lainnya. Seperti warning diatas, review dibawah akan berisi banyak spoilers, don't say you haven't been warned. Bisa dibilang mungkin tidak akan banyak orang yg bisa mengerti yang gw bicarakan disini hahaha

Episode terakhir yang bertajuk 'The End' ini menceritakan tentang perjuangan Jack Shephard dan kawan2nya untuk menghentikan usaha John Locke yang sebenernya telah mati dan dirasuki oleh smoke monster (lebih baik kita sebut Man In Black atau MIB). Long story short, si MIB ini harus menggunakan Desmond Hume yang diyakini dapat menghancurkan pulau tersebut. Jack, yang di episode sebelumnya telah resmi bersumpah untuk menjaga pulau tersebut menggantikan Jacob, former guardian, tentu harus menghentikan MIB. Gw gak akan menceritakan panjang lebar bagaimana cerita episode terakhir ini bergulir. Mengapa? Yah karena untuk menceritakan ceritanya saja kayaknya bakal sangat membingungkan plus karakter2 yang mungkin tidak terlalu familiar. Lagipula tidak semua orang mengikuti serial ini hehe :p

Banyak dari para losties (LOST fans) yang tidak terlalu terasa puas dengan episode ini, dan juga masih banyak yang bingung. Jelas, masih banyak beribu pertanyaan yang tidak terjawab di akhir serial ini. Pertanyaan klise dan sering dipertanyakan adalah apakah sebenarnya pulau tersebut? Atau tentang patung besar berjari kaki empat, siapa yang membangun itu? Apakah arti dari simbol2 Mesir yang muncul ketika Desmond gagal menekan tombol maut di dalam hatch? Atau keabsenan beberapa karakter di adegan terakhir. Well, some of things are never meant to be solved. Salah satu tweet losties yang sempat gw cek adalah bahwa it's all about the discussion after the end, not about the end itself. Tv-show ini walaupun memang memiliki conclusion yang sangat menyentuh (nanti gw singgung dibawah), juga meninggalkan para penonton dalam lautan diskusi dengan never-ending possibilites; open ending. Kita bisa saja menspekulasi dengan opini2 kita sendiri, but in the end, it's just never gonna be answered. Just let it go.

Gw, in the other hand, sama dengan sebagian besar losties lainnya, sangat menyukai bagaimana tv show ini berakhir. The End was really focused on the characters. I don't really care about how not really breathtaking the island plot was. Gw sangat terkesan dengan arti dari flash alternate life yang selama ini ada di sepanjang season 6. Di season terakhir ini, kita ditunjukkan dengan alternate reality (yang kemudian disebut 'purgatory') dimana pesawat Oceanic 815 berhasil mendarat di LA dan setiap karakter tidak pernah mengenal satu sama lain. Tetapi seiring berjalannya waktu, karakter2 di alternate reality tersebut (dengan beberapa kejutan) dipertemukan satu sama lain melalui berbagai kebetulan. Sepanjang season gw terus bertanya apakah arti dari alternate reality ini sebenarnya? Menjelang akhir, akhirnya terungkap. Masing-masing karakter akhirnya, setelah berhubungan dengan karakter lainnya, tiba2 mengingat semua kejadian yang menyatukan mereka semua. How really heartbreakingly beautiful to see Jin & Sun reconcil with their love. Atau reuni kembali Charlie dan Claire yang dipisahkan maut, sama juga dengan Sawyer dan Juliet. Mengharukan, sangat mengharukan. Walaupun tidak nyata. And.... in the end, it's not alternate reality, it's an afterlife.

Pada akhirnya pula, it's all about Jack saving his friends. Di waktu 'purgatory' tersebut, ketika setiap tokoh sudah mengingat semua kejadian yang menimpa mereka, mereka pun berkumpul di sebuah gereja, menunggu Jack. Jack, yang kemudian tiba dan melihat kembali penampakan ayahnya, akhirnya menyadari bahwa ia juga telah meninggal akibat perseteruannya dengan MIB di pulau tersebut. Apakah itu tandanya bahwa teman2nya semua juga meninggal and they've been dead all along? Semua yang terjadi di pulau tersebut hanya sebuah rekaan? I don't think so. Ayah Jack, Christian menyebutkan bahwa dalam alterlife, there's no 'when'. Semua orang pun akan mati di kemudian hari. Christian juga bilang bahwa 'the best times you've had was with these people', jadi teman2 survivornya inilah yang pantas mengantar Jack untuk let go. Sebenarnya pula, it's not also Jack's afterlife, tapi semua afterlife survivor Oceanic 815. Melihat Jack serta para survivor Oceanic 815 berkumpul kembali saling menyapa dan berpelukan lagi-lagi sangat mengharukan. Well, LOST was all about characters anyway. Dari adegan yang sangat indah ini, kita bisa melihat bagaimana pulau tersebut menyatukan orang2 yang pada dasarnya flawed ini. Dalam pulau tersebut kita menyaksikan orang-orang memiliki kembali semangat hidup, menemukan cinta ataupun menemukan pengampunan. Hal tersebut tergambar dengan 'reuni' kecil para survivor Oceanic 815 di afterlife tersebut. Jadi sebenarnya apa sih pulau itu? No, it's better left unexplained.

Selain itu, di ending juga akhirnya bukan Jack lah yang harus menjaga pulau tersebut. Dia akhirnya pula menyadari bahwa ia mengambil tugas tersebut bukan karena ingin menyelamatkan pulau itu, tapi untuk menyelamatkan nyawa teman2nya. Pengakuan cinta Jack dan Kate yang selama ini ditunggu-tunggu pun hadir juga. Jack rela mati agar Desmond, Kate, Sawyer dan Claire selamat dan mendapatkan kesempatan hidup kembali, yang Jack tidak akan dapatkan. Siapakah kalau gitu yang jadi penjaga pulau. Yep, it's Hurley. Seperti kata Jack, 'it's always been you, Hurley'. Hurley yang memang pribadi yang sangat care kepada sesama dirasa pas untuk menggantikan Jack. Hurley yang pada awalnya ragu, meminta Benjamin Linus untuk membantunya. Tokoh yang mungkin paling dibenci maupun dicintai, Benjamin Linus akhirnya 'tobat' dan berubah ke good side. Ending yang sempurna.

Di luar pertanyaan-pertanyaan yang tidak akan pernah terungkap jawabannya, LOST telah berhasil menutup 6 tahun siarannya dengan episode yang menggetarkan hati. Berbagai macam pesan dan simbolisme ditampilkan dengan baik. Walaupun tidak terlalu banyak adanya adegan aksi yang menegangkan, episode ini menampilkan what was the show all about. How those characters found love, redemption and hope. How they relied on each other and how the characters impact each other's lives. Adegan terakhir ditutup dengan kebalikan adegan pertama serial ini. Di adegan pada episode Pilot, Jack Shephard membuka matanya di sebuah hutan bambu setelah pingsan akibat kecelakaan yang dialaminya. Pada The End, Jack berbaring di hutan bambu tersebut, di tempat yang sama, sesaat sebelum menemui ajalnya, ia melihat pesawat yang mengangkut teman2nya pergi dari pulau tersebut. Senyum pun tersimpul di bibirnya, kemudian matanya pun terpejam. May you rest in peace, Jack.

PS: After all, this is just my own thoughts, my own opinion. Ada yg mau share opininya disini?

2 comments:

  1. Jujur, gue uda berenti ngikutin Lost sejak Boone meninggal :lol:
    Walau gitu, pas finale eps kemarin sempet penasaran sehingga baca beberapa review luar,
    dan thank for you review! akhirnya ada orang Indo yang demen Lost juga, kyknya emang sengaja dibikin tetep cliffhanger agar para lost fan bisa menginterpretasikan sendiri deh
    imho, padalan gak nonton, kyknya mereka semua memang sudah meninggal deh dan kehidupan dipulau itu kyk limbo dimana mereka saling nunggu satu sama lain :sotoy:

    ReplyDelete
  2. wah boone meninggal kan udah lama mbak hehehe hmmm kalo mbak nntn finale nya, di adegan terakhir, pas jack ketemu bapaknya, si bapak bilang kok, kalau yg di pulau itu benar2 terjadi, dan kalo yg mbak maksud limbo itu dimana mereka saling nunggu satu sama lain ada di masa 'purgatory' itu tadi, imho jg sih hehe

    ReplyDelete